Pariwisata

MAKAM PROKLAMATOR

new-picture.png

Makam ini terletak diKelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan wetan Kota Blitar, Jawa Timur. Makam Bung Karno, didampingi pada kiri kanan oleh Makam Ayahanda “R. Soekeni Sosrodihardjo” dan Makam Ibunda “Ida Aju Njoman Rai”.

Memasuki Makam ini dimulai dari sebuah gapura Agung yang menghadap ke selatan. Bangunan utama disebut dengan Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup Makam Bung Karno berbentuk bangunan Joglo, yakni bentuk seni bangunan jawa yang sudah dikenal sejak dahulu. Cungkup Makam Bung Karno diberi nama Astono Mulyo. Diatas Makam diletakkan sebuah batu pualam hitam bertuliskan : “Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.”

PERPUSTAKAAN PROKLAMATOR BUNG KARNO

new-picture-1.png

Perpustakaan bertaraf Internasional ini terletak disebelah selatan menyatu dengan kompleks Makam Bung karno yaitu di Jalan Kalasan no. 1 Blitar. Perpustakaan Proklamator BK dikelola oleh Perpustakaan Nasional RI melalui UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno (PPBK) di Kota Blitar. Disamping bangunan Perpustakaan, PPBK ini diisi dengan 2 karya seni, yang berupa Patung Bung Karno yang terletak di tengah gedung A lantai 1, serta dinding relief berisi perjalanan hidup Bung Karno yang membentang di pinggir kolam dari arah perpustakaan ke arah makam.

Relief itu akan bercerita tentang Bung Karno di masa muda, di masa perjuangan, serta di masa tuanya. Kehadiran Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Kota Blitar merupakan icon yang strategis, selain menambah sumberdaya yang ada di Kota Blitar juga strategis didalam rangkaian mewujudkan nation and character building Indonesia. Fungsi Perpustakaan Proklamator Bung Karno sebagai pusat studi nantinya akan memberikan sumbangan pada pembangunan manusia Indonesia, dengan kontribusi berupa �wisdom of the past� yang digali dari gagasan Bung Karno, dari hasil kajian pada umumnya.

NDALEM GEBANG

new-picture-2.png

Ndalem Gebang ( Rumah tinggal Bung Karno ) merupakan rumah tempat tinggal Orang tua Bung Karno. Rumah ini letaknya tidak jauh dari Makam Bung Karno kira-kira 2 km ke arah selatan, tepatnya di Jalan Sultan Agung No. 69 Kota Blitar. Rumah ini sebenarnya milik bapak Poegoeh Wardoyo suami dari Sukarmini, kakak kandung Bung Karno.

Selain ditempati oleh kedua orang tua Bung Karno, ditempat ini pula Sang Proklamator pernah tinggal ketika masa-masa remaja. Banyak sekali kenangan Bung Karno yang terukir di Kota Blitar. Seperti kebiasaan beliau pada sore hari yang suka jalan-jalan di ‘Bon Rojo’ dan ke luar masuk kampung di Bendogerit. Sepanjang perjalanan selalu diikuti anak-anak dan remaja, sambil bernyanyi-nyanyi dan bersenda gurau. Semakin lama jumlah pengiring yang menjadi “pasukan kecil” Bung Karno itu semakin banyak. Acara santai demikian biasanya diakhiri sampai di ndalem Gebang menjelang matahari terbenam. Di rumah tersebut tiap tahun diadakan acara Haul yang ramai dikunjungi orang, begitu juga banyaknya kesenian yang ikut memeriahkan acara haul tersebut.

MONUMEN PETA

new-picture-3.png

Sepanjang sejarah kolonial di Indonesia telah terjadi puluhan pemberontakan, besar maupun kecil, sebagai protes terhadap sistem dan praktek-praktek kolonial itu. Salah satu di antaranya ialah pemberontakan yang dilancarkan oleh anggota-anggota Tentara Pembela Tanah Air (PETA).

Daidan Blitar terhadap Pemerintah Pendudukan Jepang. Pemberontakan itu meletus pada saat praktek-praktek kolonial sedang berada pada puncak yang paling menekan kehidupan bangsa. Tepatnya tanggal 14 Februari 1945, pukul 03.30 meletuslah pemberontakan PETA Blitar di pimpin oleh Sudanco Soepriyadi. Untuk menghormatinya

MAKAM ARIYO BLITAR

new-picture-4.png

Makam Adipati Ariyo Blitar terletak di Kel. Blitar, Kec.Sukorejo Kota Blitar kira-kira 2 km ke arah barat kota. Makam ini ramai pada saat bulan Asyura dan juga setiap malam Jum’at legi. Banyak orang datang ke Makam tersebut untuk mendapatkan berkah dari Ariyo Blitar.

KEBON ROJO

new-picture-5.png

Merupakan taman hiburan dan rekreasi keluarga yang berada dikompleks Rumah Dinas Walikota Blitar yang disediakan untuk masyarakat umum/ wisatawan secara gratis. Ditaman tersebut terdapat beberapa jenis hewan yang sengaja dipelihara didalam satu kawasan khusus seperti rusa, monyet dan burung merak.

Ditempat ini juga tersedia fasilitas bermain anak, tempat bersantai, patung hewan dan ornamen-ornamen yang melekat pada areal panggung apresiasi untuk para seniman dengan latar belakang tugu peringatan Satu Abad Bung Karno. Ditengah �tengah kawasan Kebon Rojo terdapat air mancur dan berbagai jenis tanaman langka yang berfungsi sebagai paru-paru kota.

SUMBER UDEL

new-picture-6.png

Pemandian Sumber Udel mempunyai standart Nasional karena mempunyai 2 (dua ) jenis kolam renang, yaitu kolam renang untuk anak-anak dan kolam renang untuk orang dewasa. Kolam renang “Sumber Udel” ini juga mempunyai beberapa fasilitas antara lain:
o Tempat mainan anak-anak
o Panggung gembira dengan tampilan kesenian khas Blitar setiap bulan
o Tempat parkir yang representatif
o Persewaan dan penitipan alat-alat renang.

Candi Penataran

new-picture-8.png

Candi Penataran yang terletak di sebelah utara Blitar adalah satu-satunya komplek percandian terluas di kawasan Jawa Timur, hampir sepanjang hari tidak pernah sepi pengunjung. Menurut catatan jumlah pengunjung umum rata-rata dalam satu bulan sekitar 20.000 sampai 25.000 orang, suatu jumlah yang tidak dapat dikatakan kecil sementara jumlah pengunjung candi-candi yang lain rata-rata dalam satu bulan sekitar 5.000 orang saja. Wisatawan – wisatawan asing yang datang di Jawa Timur dalam kunjungannya ke Blitar tidak lupa menyempatkan diri berkunjung ke Candi Penataran. Kekunaan ini paling banyak di tulis orang, sumber inspirasi bagi para seniman, lahan yang lumayan bagi para penjaja makanan dan barang – barang cinderamata.

Pantai Serang

new-picture-9.png

Pantai Serang terletak di desa Serang, kecamatan Panggungrejo, sekitar 40 km dari kota Blitar. Setiap bulan Suro, diadakan upacara di pantai ini. Pantai ini juga sering digunakan untuk memperkirakan bulan Ramadhan dan menentukan hari Raya Idul Fitri.

Pantai Serang merupakan pantai alam yang indah. Terbentang pasir putih sepanjang pantainya. Pengunjung dapat melakukan banyak kegiatan di pantai ini seperti berenang, berjemur, memancing, berperahu, dll. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang terkenal di kabupaten Blitar. Kunjungi pantai Blitar dan anda akan menemukan pengalaman baru yang tak terlupakan sepanjang perjalanan anda. Selain itu, para pengunjung juga akan menyaksikan upacara tradisional di pantai ini yang digelar setiap tahunnya.

Upacara Larung Sesaji

Upacara Larung Sesaji diadakan setiap tanggal 1 bulan Suro di laut selatan, pantai Tambakrejo, kecamatan Wonotirto. Upacara Larung Sesaji diadakan untuk mengucapkan rasa syukur dan do’a pada Tuhan yang telah memberikan hasil laut dan keselamatan pada para nelayan.

Upacara ini diikuti oleh hampir seluruh penduduk disekitar pantai. Mereka membawa sesaji berupa Tumpeng dan menghanyutkannya di laut selatan. Sesaji itu merupakan simbol dari ucapan syukur atas berkah yang mereka dapatkan dari Tuhan.

Wisata Alam dan Budaya di Candi Rambut Monte

new-picture-10.png

Wisata Rambut Monte terletak di desa Krisik, kecamatan Gandusari, kurang lebih 30 km dari kota Blitar. Candi ini merupakan tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu pada jaman Kerajaan Majapahit. Disekitarnya terdapat sumber air yang sangat besar dan air nya jernih, sehingga membentuk sebuah telaga. Telaga ini dihuni oleh ratusan ikan langka serta dikeramatkan oleh penduduk setempat.

Terkadang ada orang yang memancing di telaga ini. Atau ada juga yang mengajak keluarga untuk sekedar berekreasi keluarga dan menikmati kesejukan udaranya karena terdapat banyak pohon disekitar telaga.

Jika anda termasuk orang yang tertarik akan wisata peninggalan-peninggalan dan berbau keramat, maka area wisata ini akan cocok untuk anda kunjungi.

Gua Embultuk

new-picture-7.png

Gua Embultuk merupakan sebuah gua alam yang didalamnya penuh dengan stalagmit dan stalaktit. Gua Embultuk terletak di desa Tumpakkepuh, kecamatan Bakung, arah selatan kota Blitar dengan jarak sekitar 40 km. Panjang gua ini sekitar 1500 meter sedang luas dan tingginya sekitar 3 meter. Sepanjang kurang lebih 1,5 km, pesona stalagmit akan membuat anda merasa betah dengan suasana yang mengesankan, suara gemericik air bawah tanah menambah kesan alami. Pengunjung harus memakai lampu petromak dan pakaian ganti.

Gua Embultuk merupakan satu-satunya gua di Blitar yang menyajikan keunikan stalagmitnya pada para pengunjung. Wisata gua ini selalu ramai dikunjungi oleh banyak turis, terutama pada liburan sekolah, dan jalan menuju gua ini pun telah direnovasi sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat.


4 Komentar

  1. serys said,

    Agustus 11, 2009 pada 15:54

    thnx bwt situs ini atas infonya trutama ttg goa embultuk. q mw minta bantuan dijelasin jg ttg penginapan yg cukup dekat dgn goa embultuk, atau transportasinya. jelasin lengkap aj deh pokoke… qt dr surabaya rencanae mw ke goa ini. atass bantuane thanx….

  2. Rico said,

    September 21, 2010 pada 10:19

    bang bisa bantu data2 tentang pantai tambak rejo di kab. blitar gak? tq. . .

  3. sofie said,

    Desember 9, 2010 pada 08:00

    Gua Umbultuk ini eksotis banget, pingin ke sana lagi, pokoknya mantep deh keindahan gua itu. harus kunjungi….

    • yanublt said,

      Januari 13, 2011 pada 13:46

      sebenarnya masih banyak lagi pariwisata dengan keindahannya lagi di Kota Blitar, thx you udah mampir ke blog saya ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: