Biografi L’Arc~en~Ciel

Birth!

Birth!

Formasi paling awal L’Arc~en~Ciel pada tahun 1991
(kiri-kanan: Tetsu, Hiro, Pero, Hyde).

Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).

Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).

Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.

Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.

Flood of Tears

Flood of Tears

Penampilan Ken yang semi visual di awal
kariernya sebagai gitaris L’Arc~en~Ciel.

Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.

Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktifitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.

Sakura

Sakura

Sakura

Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.

Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.

Debut Album

Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNE dirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies “Karei naru masho” yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L’Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).

Major Label

Major Label

L’Arc~en~Ciel dengan formasi ketiganya
di tahun 1994.
(clockwise: Hyde, Ken, Sakura, Tetsu)

Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.

Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L’Arc~en~Ciel, “CIEL” didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter ’95.

Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club ’95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara “Shin dora” di Nippon-TV (NTV).

Heavenly

Heavenly

L’Arc~en~Ciel mencoba mengeksplorasi musikalitas mereka
di album Heavenly yang memberikan nuansa yang sedikit
berbeda dengan dua album sebelumnya.

Album ketiga mereka, HEAVENLY dirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.

Tur Heavenly ’95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama “M-Navi”.

Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.

Di awal tahun 1996 video live pertama L’Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni “Heavenly X’mas” dan “Heavenly ~films~”. Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly ’96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.

True

True

Tampak cover depan
buku dokumentasi IS

Single keempat mereka Kaze ni Kienaide (c/w I’m So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around ’96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.

September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact “IS” yang berisikan informasi dan fakta seputar L’Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.

Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.

Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.

Sayonara

Sayonara

Kasus Sakura sempat membuat
rekan-rekannya di band ikut di-
curigai Polisi, akibatnya mereka
harus menjalani serangkaian tes
untuk membuktikannya.

Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L’Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L’Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L’Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktifitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!

Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. “Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.

Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.

Yukihiro

Yukihiro

Yukihiro memberikan warna yang berbeda
terhadap musik L’Arc~en~Ciel.

Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana PEDEKATE oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut (paling Tetsu cuma basa-basi, he..he..he ^_^). Lantas Tetsu curhat sama Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji (yeah, berhasil juga mas Tetsu ^o^).

Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.

Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L’Arc~en~Ciel.

Reincarnation

L’Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnation yang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukkie ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.

Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.

Brilliant Year

Brilliant Year

A Piece of Reincarnation, men-
jadi salah satu bukti kebangkitan
kembali L’Arc~en~Ciel di perca-
turan musik Jepang.

Setelah insiden yang mencoreng wajah L’Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.

Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fall yang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L’Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.

Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire- dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L’Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.

Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.

Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lover tepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up (two thumbs up!!!). Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L’Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir Laruku di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.

Drive Higher

Drive Higher

Konser final mereka di Tokyo
dalam rangkaian tur Grand
Cross 1999.

Januari 1999, koleksi resmi seri kedua diluncurkan di Jepang. Tanggal 20 Januari 1999, photobook LIVE dirilis di Jepang, yang berisikan koleksi foto-foto konser mereka sepanjang tahun 1998. Tepat sebulan kemudian (20 Februari) photobook LIFE dirilis.

Menyusul berbagai penghargaan berhasil mereka raih. Tanggal 1 Maret Laruku meraih penghargaan Golden Arrow ke-36 dari Asahi TV. Dua hari kemudian, mereka memperoleh penghargaan Japanese Gold Disk ke-13 dari NHK, di mana tiga single L’Arc~en~Ciel, yakni Kasou, Honey dan Snow Drop dinobatkan sebagai “song of the year”. Bahkan Album Heart pun meraih penghargaan sebagai “rock album of the year”.

Tanggal 21 April, single ke-15 mereka Heaven’s Drive dirilis. Selanjutnya pada tanggal 2 Juni, Pieces dirilis. Dan 1 Juli 1999, L’Arc~en~Ciel merilis dua album sekaligus, ARK dan RAY di 7 negara secara bersamaan, yakni di Jepang, Taiwan, Hongkong, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Singapura. Hebatnya, kedua album tersebut, masing-masing mencatat rekor penjualan di atas 2 juta keping! Tanggal 17 Juli Grand Cross Tour 1999 dimulai, dan dianggap sebagai tur terbesar mereka dengan total audiens sebanyak 650.000 orang. Bahkan salah satu konser mereka yang digelar di Tokyo ditayangkan secara live di 7 negara sekaligus!

Di bulan September 1999, Tetsu dan Hyde mewakili L’Arc~en~Ciel, melakukan perjalanan ke 3 negara Asia, yakni Taiwan, Hongkong, dan Thailand dalam rangka promosi dan tentunya memperluas pasar mereka. Tanggal 27 Oktober, single Love Flies dirilis. Dilanjutkan dengan peluncuran video Grand Cross Conclusion yang merupakan video konser mereka selama tur Grand Cross. Agenda terakhir di tahun 1999 adalah RESET penampilan live mereka yang digelar pada saat detik-detik pergantian milenium.

Neo Universe

Neo Universe

Salah satu penampilan mereka di kon-
ser Realive Club Circuit 2000.

Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORK dirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L’Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.

Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L’Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.

Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13th pada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L’Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside (c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.

Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L’Arc~en~Ciel.

Another Dream

Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.

Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.

Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karir. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.

Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.

26 Komentar

  1. krisstianaeE said,

    Maret 20, 2008 pada 12:38

    teruzz mju yach……………………

  2. ren said,

    April 5, 2008 pada 18:07

    wakh…..aku baru tahu album major pertama mereka itu tierra???? menurut kabar disitu ada suara tawaan seorang cewek yak? o ya bener ga? gara2 si sakura nge drugs. dia bgebikin masa2 yang sulit ama laruku….. eh si ken ngebikin s.o.a.p bareng si sakura yak? o ya piecesnya laruku menyentuh banget yak….

  3. M'Ay said,

    April 19, 2008 pada 13:01

    L’Arc n’ Roll

  4. arc angel said,

    Mei 12, 2008 pada 20:09

    awsome…

    i never expected that the story about this band was so amazing..

    that’s why I REALLY LOVE THIS and waiting their concert in Indonesia..

  5. khirane said,

    Mei 13, 2008 pada 15:42

    Mas, Gila laruku juga ya… Sama Dunk… kunjungi blog ulun… maklum urang banjar:

    http://khirane.wordpress.com

  6. Ikigome Jiyuu Akari said,

    Juni 28, 2008 pada 11:27

    I love Laruku

    LAruku is The BesT,

    Kalo teTsU Telpon Aq @$#^$^%&………..

    Gw Mau JAdi drumerx Laruku Kalo MrekA butuh!
    Btw KpAn MerEKA Ke TaNaH Air???

    RAME 2 Kite PanGil MerEKA KE IndOnesIA YuCk“

  7. Agung SainT Bersabda, said,

    Juli 15, 2008 pada 21:19

    Wow! Kiraen cuma Q aja yang gila mati ama Laruku, ternyato banyak penggemarnya juga toch. Tapina Q juga gakan mo kalah ah….!, Q juga punya kumpulan hampir dari semua Album Laruku lho, dari di mulai:

    *Non-Album Songs Lyrics
    • A Swell In The Sun lyrics
    • Anata No Tame Ni lyrics
    • Brilliant Years lyrics
    • Get Out From The Shell lyrics
    • I’m So Happy lyrics
    • Metropolis lyrics
    • Peeping Tom lyrics
    • Sai Wa Nagerareta lyrics
    • Sayounara lyrics
    • The Ghost In My Room lyrics
    • Yasouka lyrics
    *Tierra (1994)
    • In The Air lyrics
    • All Dead lyrics
    • Blame lyrics
    • Wind Of Gold lyrics
    • Blurry Eyes lyrics
    • Inner Core lyrics
    • Nemuri Ni Yosete lyrics
    • Kaze No Yukue lyrics
    • Hitomi Ni Utsuru Mono lyrics
    • White Feathers lyrics
    *True (1996)
    • Farewell lyrics
    • Caress Of Venus lyrics
    • Round And Round lyrics
    • Flower lyrics
    • Good Morning Hide lyrics
    • The Fourth Avenue Cafe lyrics
    • Liesand Truth lyrics
    • Kaze Ni Kienaide lyrics
    • I Wish lyrics
    • Dearest Love lyrics
    *Heavenly (1995)
    • Still I’m With You lyrics
    • Vivid Colors lyrics
    • And She Said lyrics
    • Garasu Dama lyrics
    • Secret Signs lyrics
    • C’est La Vie lyrics
    • Natsu No Yuutsu [Time To Say Good-bye] lyrics
    • Cureless lyrics
    • Shizuka No Umi De lyrics
    • The Rain Leaves A Scar lyrics
    *Ark (1999)
    • Forbidden Lover lyrics
    • Heaven’s Drive lyrics
    • Driver’s High lyrics
    • Cradle lyrics
    • Dive To Blue lyrics
    • Larva lyrics
    • Butterfly’s Sleep lyrics
    • Perfect Blue lyrics
    • Shinjitsu To Gensou To lyrics
    • What Is Love lyrics
    • Pieces lyrics
    *Heart (1998)
    • Loreley lyrics
    • Winter Fall lyrics
    • Shout At The Devil lyrics
    • Singin’ In The Rain lyrics
    • Niji (Rainbow) lyrics
    • Birth! lyrics
    • Promised Land lyrics
    • Fate lyrics
    • Milky Way lyrics
    • Anata lyrics
    *Real (2000)
    • Get Out From The Shell -asian Version- lyrics
    • The Nepenthes lyrics
    • Neo Universe lyrics
    • Bravery lyrics
    • Loveflies lyrics
    • Finale lyrics
    • Stay Away lyrics
    • Route 666 lyrics
    • Time Slip lyrics
    • A Silent Letter lyrics
    • All Year Around Falling In Love lyrics
    *Ray (1999)
    • Shi No Hai lyrics
    • It’s The End lyrics
    • Honey lyrics
    • Sell My Soul lyrics
    • Snow Drop lyrics
    • L’heure lyrics
    • Kasou lyrics
    • Shinshoku Lose Control lyrics
    • Trick lyrics
    • Ibara No Namida lyrics
    • Silver Shining lyrics
    *Awake (2005)
    • New World lyrics
    • Lost Heaven lyrics
    • Jyojyoshi lyrics
    • Trust lyrics
    • Killing Me lyrics
    • As One lyrics
    • My Dear lyrics
    • Existence lyrics
    • Jiyuu E No Shoutai lyrics
    • Ophelia lyrics
    • Hoshizora lyrics
    • Twinkle, Twinkle lyrics
    • Heaven’s Drive lyrics
    *Smile (2004)
    • Seppun lyrics
    • Ready Steady Go lyrics
    • Lover Boy lyrics
    • Feeling Fine lyrics
    • Time Goes On lyrics
    • Coming Closer lyrics
    • Eien lyrics
    • Revelation lyrics
    • Hitomi No Jyunin lyrics
    • Spirits Dreams Inside lyrics
    *Kiss (2007)
    • Seventh Heaven lyrics
    • Pretty Girl lyrics
    • My Heart Draws A Dream lyrics
    • Sunadokei lyrics
    • Spiral lyrics
    • Alone En La Vida lyrics
    • Daybreak’s Bell lyrics
    • Umibe lyrics
    • The Black Rose lyrics
    • Link (Kiss Mix) lyrics
    • Yuki No Ashiato lyrics
    • Hurry Xmas lyrics

    Ntu semwa kumpulan albumnya lho, Arenak teh sadayana oge!! Tapina ada satu album yang belum Q punya, judulnya Dune ( thn 1993), Q susah bngt nyarinya…..
    gimana donk………..?? Ukh, kayaknya belum pas & cucok deh tanpa satu album yang ntu,,,,><^!*#%$(~.~) Q harap da yang punya.

    Ejh!! Temen2 klo nda yang punya ntu album taw punya kumpulan album Laruku versi 2010 kedepan, kabari Ane yakh!!* Urang Joinan lah…!!

    MAJU LARUKU ! ! ! !
    Ntong MUNDUR, bisi geubis……….

    I Love U so Much, Much, Much, Much !!!!…..
    IMU,,,,

    INU,,,,

    Juga Dech,
    (Punteun Nye-epkeun tempat, he…:-)

  8. Iman said,

    Agustus 18, 2008 pada 21:23

    laruku ngikutin J-Rocks

  9. im said,

    Agustus 18, 2008 pada 21:24

    laruku ngikutin J-Rocks

  10. September 26, 2008 pada 16:28

    HALO BROW. . . .

    Lama Tidak BerTemu . . .

    (sapa Lw)

    hahaha

  11. dick said,

    Oktober 8, 2008 pada 18:08

    laruku..
    pkke mantap>>
    maju perut pantat mundurrr…

  12. larc en cie said,

    Oktober 10, 2008 pada 10:31

    kpn laruku bisa dateng ke indo…..
    kabari lagi dunk….
    tentang perjalanan mereka tahun” ni…

    always luft LArc~en~ciel…

  13. rainbows said,

    Oktober 22, 2008 pada 16:30

    still waitin’ laruku here

  14. Ciel Icon said,

    Februari 7, 2009 pada 01:40

    I LUV U 4 EVER

  15. bLACK Icon said,

    Februari 7, 2009 pada 01:43

    aq knal laruku th.2005 trus sampe skarng tp khilngn info mrka d thun 2007 sampe skrng,,my dear my dear larc en ciel,,,sayonara

  16. shira^hime said,

    Maret 8, 2009 pada 18:59

    laruku kapan ksini yak?

  17. nandez said,

    Juli 8, 2009 pada 21:05

    Ok buanget buat laruku ………………….

  18. abel^^ said,

    Juli 15, 2009 pada 11:03

    laruku nomor 1

  19. OwL said,

    September 28, 2009 pada 13:30

    `PunK~en CieL ^^v

    caiiyoo

  20. sauri said,

    Desember 17, 2009 pada 13:48

    l` arc en ciel the best pokoknya..
    ad yg punya DVD knsernya gk???
    yg theater of kiss atw yg lain deh????

  21. Oktober 2, 2010 pada 16:26

    kata sape laruku ngikutin jrocks..??
    yg ada jrocks ngikutin laruku…
    liat taun donk…
    lebih tua laruku di bnding jrocks,band baru kacang aja dah di bangga²in…

  22. Anonim said,

    Desember 7, 2010 pada 13:11

    ni tak kasih yang dune

    Dune/April 27,1993)

    1. Shutting From The Sky/Claustrophobia
    2. Voice
    3. Taste Of Love
    4. Entichers
    5. Flood Of Tears
    6. Dune
    7. Be Destined
    8. Tsuioku No Joukei
    9. As If In A Dream
    10. Ushinawareta Nagame
    11. Floods Of Tears (Single Version)” (rec. in March, 1992, anniversary edition only)
    12. Yasouka(夜想花, rec. in June, 1992, anniversary edition only)
    13. Yokan(予感, rec. in May, 1993, anniversary edition only)

  23. maxhend13 said,

    Desember 7, 2010 pada 13:12

    Dune/April 27,1993)

    1. Shutting From The Sky/Claustrophobia
    2. Voice
    3. Taste Of Love
    4. Entichers
    5. Flood Of Tears
    6. Dune
    7. Be Destined
    8. Tsuioku No Joukei
    9. As If In A Dream
    10. Ushinawareta Nagame
    11. Floods Of Tears (Single Version)” (rec. in March, 1992, anniversary edition only)
    12. Yasouka(夜想花, rec. in June, 1992, anniversary edition only)
    13. Yokan(予感, rec. in May, 1993, anniversary edition only)

    • yanublt said,

      Januari 13, 2011 pada 13:47

      thx u …

    • yanublt said,

      Januari 13, 2011 pada 13:47

      thx u …

  24. Januari 28, 2012 pada 14:09

    yeah …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: